Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Kongo Dilanda Epidemi Campak

Internasional
13 Jun 2019
Kongo Dilanda Epidemi Campak

hariansuara.com, Jakarta - Menyusul deklarasi resmi epidemi oleh Kementerian Kesehatan pada hari Jumat, 10 Juni ini, Médecins Sans Frontières (MSF) menyerukan mobilisasi besar-besaran dari semua organisasi nasional dan internasional yang relevan untuk memvaksinasi lebih banyak anak dan mengobati pasien yang terkena penyakit.

Epidemi di Republik Demokratik Congo (DRC) kemungkinan akan menjadi yang paling mematikan sejak penyakit di negara ini pada 2011-2012. Dalam lima bulan pertama 2019, lebih dari 1.500 kematian terkait secara resmi dicatat, terhitung hampir 75 persen dari jumlah total kematian yang tercatat pada 2012 selama epidemi paling mematikan dalam dekade terakhir.

"Tim MSF, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, memberikan perawatan terbaik untuk pasien. Tetapi memastikan pasokan vaksin dan obat-obatan adalah hal yang penting - semakin cepat semakin baik," ujar Rachel Séguin, Koordinator Medis MSF di DRC.

Sejak awal tahun, MSF telah memerangi epidemi campak bersama pemerintah daerah: Haut-Lomami, Haut-Uele, Ituri, Lualaba, Kasai, Kasai Tengah, Kivu Utara, Kivu Selatan , Tanganyika, dan Tshopo. Mengingat skala epidemi, MSF memperkuat kemampuan kontrolnya dan mengerahkan tim ke zona kesehatan baru untuk memerangi penyebaran penyakit yang sangat menular ini.

"Campak menyebabkan banyak kerusakan di desa saya. Beberapa keluarga telah kehilangan dua, tiga atau bahkan empat anak," kata Albertine, seorang penduduk zona kesehatan Kamwesha (provinsi Kasaï) di mana MSF melakukan respons tanggap darurat pada Mei lalu.

Campak terutama menyerang anak-anak. Di DRC, beberapa faktor menjelaskan kekambuhan penyakit ini termasuk: cakupan imunisasi yang rendah; pasokan tidak teratur - atau bahkan kehabisan stok - vaksin; sistem pengawasan yang lemah; logistik yang terbatas berarti merusak rantai dingin; konflik dan pemindahan bersenjata yang melumpuhkan sistem kesehatan di wilayah tertentu; dan hambatan finansial untuk mencegah akses pasien ke fasilitas kesehatan.

"Faktor-faktor yang mengarah pada kebangkitan berbagai penyakit, tetapi mengingat kekambuhan penyakit, adalah sistem pasokan vaksin yang stabil di akhir tahun. Strategi yang ditargetkan dan fleksibel harus disesuaikan dengan evolusi epidemi di setiap zona kesehatan", kata Dr. Ousmane Moussa, Kepala Kantor MSF di DRC.

Campak adalah penyakit virus yang sangat menular yang tidak ada pengobatan. Satu-satunya cara untuk melawan penyakit ini adalah vaksinasi. Pada tahun 2019, MSF memvaksinasi 361.079 anak-anak dan menyediakan perawatan medis untuk 14.785 pasien.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X