
hariansuara.com, Jakarta - Ribuan penduduk di kota Jerman Frankfurt akhirnya bisa pulang ke rumah mereka masing-masing, Minggu (7 Juli), setelah pihak berwenang melaporkan bahwa bom Perang Dunia II yang tidak meledak yang ditemukan dekat dengan kantor pusat Bank Sentral Eropa telah dijinakkan.
"Kita berhasil! Bom Perang Dunia II di lingkungan Ostend telah dijinakkan oleh tim pembuangan persenjataan. Penghalang jalan dan zona evakuasi telah dicabut," kata petugas pemadam kebakaran kota.
Daerah perumahan yang dihuni sekitar 16.000 orang dalam radius sekitar 1 km dari bom 500kg sebelumnya dievakuasi. Polisi menyisir daerah itu, setelah truk pengeras suara bersirkulasi meminta penduduk untuk keluar dari rumah.
"Saya pikir, itu terorganisasi dengan baik, bahkan saat pengumuman keras di jalan-jalan ini sedikit militeristis," kata salah satu pengungsi
Bom dengan dua detonator itu ditemukan pada 25 Juni saat ada pekerjaan konstruksi di pusat ibukota perbankan Jerman ini.
Layanan pembersihan persenjataan pun turun tangan, menentukan bahwa bom tidak menimbulkan bahaya langsung dan menjadwalkan operasi untuk menjinakkannya pada hari Minggu.
Alhasil menimbulkan ketidaknyamanan adanya evakuasi, semua orang yang mengungsi diberikan tiket masuk gratis untuk hari itu ke museum kota.
Hampir 75 tahun setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua, Jerman masih dipenuhi dengan bom dan persenjataan lainnya yang tidak meledak. Para ahli mengatakan setidaknya 10 persen dari jutaan bom yang dijatuhkan di Jerman selama konflik tidak meledak.
Seminggu yang lalu ada bom terkubur dan meledak di sebuah lapangan di Jerman barat, meninggalkan lubang besar tetapi tidak menyebabkan cedera.
Dan awal bulan ini, bom seberat 100kg dijinakkan di dekat Alexanderplatz di Berlin tengah setelah mengevakuasi sekitar 3.000 orang.
Sekitar 2.000 bom tak dikenal diyakini tetap terkubur di Frankfurt, yang dijatuhkan oleh pasukan Amerika dan Inggris pada tahun-tahun terakhir perang dunia ke-2.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU