
hariansuara.com, Jakarta - Kebakaran yang melanda sebuah studio animasi di kota Kyoto, Jepang barat, menewaskan sedikitnya 13 orang, melukai sekitar 40 orang dan lebih dari 30 orang masih belum diketahui keberadaannya.
Banyak jenazah ditemukan di lantai pertama dan kedua studio tiga lantai Kyoto Animation Co. Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 10.30 pagi waktu setempat, Kamis pagi.
Saksi mata mengatakan mendengar seperti serangkaian ledakan keras dan melihat asap hitam tebal mengepul dari studio yang dikenal memproduksi serial animasi TV populer dan artefak.
Lebih dari 30 mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menangani kebakaran dan pada pukul 12:30 malam pemadam kebakaran masih berjuang untuk mengendalikan api.
Polisi dan penyelidik mengatakan seorang pria berusia 41 tahun mengakui dalam perjalanan ke rumah sakit bahwa diinya menyebarkan cairan yang mudah terbakar dan kemungkinan bensin, di sekitar gedung sebelum kebakaran terjadi.
"Tersangka yang juga dirawat di rumah sakit karena luka-luka akibat kebakaran telah ditahan," kata penyelidik polisi.
Menurut keterangan polisi, saksi mata di tempat kejadian mengatakan tersangka itu meriakkan kata "Mati" ketika menyalakan api. Sejumlah pisau juga ditemukan di tempat kejadian, meskipun para penyelidik belum menentukan apakah pisau itu milik tersangka atau bukan.
Kyoto Animation sendiri didirikan pada 1981. Perusahaan ini dikenal dengan produksi animasinya yang dirilis pada 2000-an dan populer di kalangan generasi muda. Perusahaan ini juga memproduksi artefak animasi dan menjalankan program pelatihan untuk animator.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU