Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina di wilayah Yerusalem

Internasional
22 Jul 2019
Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina di wilayah Yerusalem

hariansuara.com, Jakarta - Pasukan Israel mulai menghancurkan sejumlah rumah warga Palestina di pinggiran Yerusalem Timur pada Senin pagi, meskipun ada protes dari Palestina dan kritik internasional.

Ratusan tentara Israel dan petugas polisi disertai dengan buldozer tiba sebelum fajar di daerah Wadi al-Hummos di Sur Baher, lingkungan Palestina antara Yerusalem Timur dan Tepi Barat yang diduduki Israel.

Israel berpendapat bangunan-bangunan itu terletak terlalu dekat dengan tembok pemisah, penghalang militer yang dibangun oleh Israel di sekitar Tepi Barat.

Pada Senin pagi, juru bicara Kepolisian Perbatasan Israel mengatakan  pembongkaran 12 gedung telah dimulai.

Aktivis internasional dan lokal pun dimobilisasi ke daerah tersebut dan mendokumentasikan pembongkaran. Siaran langsung di saluran Israel menunjukkan kendaraan konstruksi besar meruntuhkan sebuah bangunan berlantai dua.

"Tiga keluarga dengan 17 orang, termasuk sembilan anak, akan mengungsi akibat pembongkaran," kata sebuah pernyataan dari Otoritas Palestina (PA). PA mengutuk keras penghancuran tersebut sebagai ilegal dan kejahatan perang.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat juga mengecam langkah itu. Dalam sebuah pernyataan, dia mendesak Pengadilan Kriminal Internasional untuk membuka penyelidikan yudisial terhadap kasus tersebut.

Pada hari Minggu, setelah bertahun-tahun pertempuran hukum antara penduduk dan otoritas Israel, Mahkamah Agung Israel menyetujui pembongkaran. Pembongkaran mengikuti perintah Kementerian Pertahanan Israel untuk menghancurkan sekitar 70 apartemen di Sur Baher karena menimbulkan risiko keamanan dan tanpa izin.

Namun warga mengatakan mereka telah menerima izin konstruksi dari PA. Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan, Israel telah menyetujui hanya 1,5 persen dari keseluruhan izin pembangunan bangunan yang diminta oleh Palestina.

Sur Baher merupakan sebuah lingkungan Palestina di pinggiran tenggara Yerusalem Timur yang telah diduduki oleh Israel selama Perang Enam Hari tahun 1967.

Orang-orang Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara merdeka  di masa depan, sementara Israel menginginkan semua Yerusalem menjadi ibu kotanya.

Israel menganeksasi Yerusalem Timur dalam perang 1967 dan mendeklarasikan seluruh kota sebagai ibu kota abadi yang tak terpisahkan pada 1980. Langkah ini belum pernah diakui oleh sebagian besar komunitas internasional.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X