.jpeg)
hariansuara.com, Jakarta - Jenazah dua Mahasiswa Indonesia Universitas Al Azhar Mesir, Akil dan Ainur yang tewas tenggalam di Sungai Nil pada 29 Juli 2019 lalu akan tiba di Tanah Air pada Sabtu tanggal 3 Agustus 2019 dengan Turkish Airlines. Sebelum diberangkatkan menuju bandara Soekarno-Hatta, jenasah telah disholatkan di Mesjid Al Azhar Mesir.
2 (dua) mahasiswa Indonesia meninggal akibat tenggelam di Sungai Nil kawasan Qanater, Provinsi Qalyubia, Mesir. KBRI Cairo menerima laporan tersebut pada Senin, 29 Juli 2019 pukul 14.56 CLT.
Kedua mahasiswa asal Jawa Timur tersebut bernama Muchammad Mutawakkil Alalloh (Akil) dan Ainur Rohman (Ainur). Keduanya saat ini sedang mengenyam ilmu di Universitas Al Azhar Cairo.
Akil dan Ainur bersama 16 anggota IKBAL (Ikatan Keluarga Besar Al Amien Prenduan) Korda (Koordinator Daerah) Cairo sedang berada di Qanater pada tanggal 29 Juli 2019 dalam rangka berlibur. Pada pukul 14.00 CLT, Akil mencoba berenang ke tengah sungai yang memiliki lebar kurang lebih 120-200 meter dan dalam sekitar 50-70 meter.
KBRI Cairo pada tanggal 29 Juli 2019 pukul 17.00 CLT telah mendatangi Qanater guna memverifikasi laporan tersebut diatas dan melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit dan Kantor Kepolisian Qanater serta Tim SAR Qalyubia terkait tindak lanjut terhadap jenazah Ainur yang telah ditemukan pada tanggal 29 Juli 2019 pukul 15.49 CLT. Pada kesempatan tersebut, KBRI Cairo bersama PPMI Mesir juga telah mengidentifikasi jenazah Ainur.
Menurut Kantor Kepolisian Qanater dan Tim SAR Qalyubia, Akil tenggelam oleh karena yang bersangkutan kurang dapat berenang dengan baik.
Adapun Ainur tenggelam oleh karena berupaya menyelamatkan Akil, namun malah tertarik sehingga ikut tenggelam bersama Akil. Sebagai informasi, jenazah Akil ditemukan oleh warga setempat yang berada 4 km dari lokasi kejadian pada tanggal 30 Juli 2019 pukul 14.25 CLT.
"KBRI Cairo telah menyampaikan berita duka tersebut kepada keluarga almarhum kedua mahasiswa yang meminta jenazah untuk dapat dipulangkan ke Indonesia," ungkap Helmy Fauzy, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Arab Mesir.
Duta Besar Helmy Fauzi juga menyampaikan terima kasih kepada badan SAR Mesir yang telah membantu menemukan jasad korban serta kepada pihak pihak yang telah membantu pengiriman jenazah ke tanah air. “Kami berterimakasih kepada Tim SAR Mesir yang telah membantu melakukan pencarian atas jasad WNI yang menjadi korban tenggelam ini,” kata Dubes Helmy.
KBRI Kairo telah berkoordinasi dengan Kemlu, pihak keluarga dan instansi terkait lainnya untuk pengantaran jenazah hingga ke kediaman orang tua mereka.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU