Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

PBB: Produksi Kokain Kolombia Berkurang Tetapi Masih Terbesar di Dunia

Internasional
03 Aug 2019
PBB: Produksi Kokain Kolombia Berkurang Tetapi Masih Terbesar di Dunia

hariansuara.com, Jakarta - Perkebunan koka ilegal di Kolombia sedikit berkurang pada 2018, tetapi negara itu tetap menjadi produsen kokain terbesar di dunia.

"Luas lahan yang digunakan untuk menanam daun koka turun dari 171.000 hektar pada 2017 menjadi 169.000 pada 2018, turun hanya 1,2 persen," kata Pierre Lapaque, perwakilan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC).

Terlepas dari adanya pengurangan tahun lalu, Lapaque mengatakan Kolombia masih berada pada level tertinggi sejak PBB memulai pengukuran pada tahun 2001.

Presiden Ivan Duque, yang muncul bersama Lapaque di istana kepresidenan di Bogota, memuji penurunan tren pertumbuhan eksponensial di perkebunan obat-obatan. Dia menyalahkan kebijakan anti-narkoba presiden terdahulu, Juan Manuela Santos.

Duque mempertanyakan strategi Santos untuk menghancurkan perkebunan koka sambil membuat perjanjian substitusi tanaman dengan petani yang bekerja di industri ilegal, keduanya bagian dari pakta perdamaian bersejarah 2016 dengan pemberontak Marxis FARC untuk mengakhiri setengah abad konflik bersenjata.

Duque telah mengajukan petisi ke pengadilan Kolombia dalam upayanya untuk membatalkan larangan penyemprotan herbisida glifosat untuk mengatasi tanaman koka.

Pada Oktober 2015, Kolombia menjadi negara terakhir di dunia yang melarang penyemprotan glifosat udara, zat kontroversial yang diyakini bersifat karsinogenik yang dapat mencemari air tanah dan lingkungan.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X