Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Pasca Penembakan Massal, Trump Kecam Supremasi Kulit Putih dan Rasisme

Internasional
06 Aug 2019
Pasca Penembakan Massal, Trump Kecam Supremasi Kulit Putih dan Rasisme

hariansuara.com, Jakarta - Presiden AS Donald Trump mengatakan Amerika Serikat harus mengutuk kefanatikan, rasisme dan supremasi kulit putih setelah terjadinya penembakan massal yang menewaskan 29 dan melukai 53 orang  di Texas dan Ohio.

Trump menyebut penembakan itu sebagai aksi pembantaian biadab dan "serangan terhadap komunitas kami, serangan terhadap bangsa kami dan kejahatan terhadap semua umat manusia."

"Dengan satu suara, bangsa kita harus mengutuk kefanatikan, kebencian, dan supremasi kulit putih," kata Trump dalam pidato nasionalnya di Gedung Putih. "Ideologi jahat ini harus dikalahkan."

Pada hari Sabtu lalu, seorang pria kulit putih berusia 21 tahun menembaki pembeli di sebuah Walmart di kota perbatasan El Paso, Texas, menewaskan 20 orang tewas dan 26 orang terluka.

Tersangka yang diidentifikasi sebagai Patrick Crusius dan sudah ditahan diyakini telah bertindak atas sentimen anti-imigran.

Sementara itu, pada dini hari di Minggu pagi, di Dayton, Ohio, seorang pria bersenjata lain yang mengenakan topeng melepaskan tembakan ke sebuah distrik bar, menewaskan sembilan orang dan melukai 27 lainnya.

Tersangka yang terbunuh di tempat kejadian kurang dari satu menit setelah ia memulai aksi penembakan kemudian diidentifikasi sebagai Connor Betts, pria kulit putih berusia 24 tahun.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X