
Jakarta - Seorang politisi Swiss yang pernah menentang burqa sekarang menginginkan pemakaian jilbab dilarang untuk foto paspor.
Walter Wobmann, anggota dari sayap kanan Partai Rakyat Swiss, mengatakan ini bukanlah masalah diskriminasi. "Tidak dapat diterima, Anda dapat mengenakan jilbab dalam foto paspor dan Ini bukan soal kebebasan beragama, tetapi perlakuan yang sama."kata Wobmann di koran harian Blick dilansir CNN, Selasa, (27/9/2016).
Pedoman polisi Swiss untuk paspor dan ID card menyatakan bahwa menutupi kepala dan wajah tidak dapat diterima kecuali untuk alasan medis atau agama. Dalam kasus ini, wajah harus terlihat dan bebas.
Inggris dan AS juga tidak melarang untuk penutup kepala di foto paspor, jika itu untuk tujuan agama.
Komentar salah satu anggota parlemem Swiis itu datang pada saat pakaian wanita Muslim mengalami peningkatan pengawasan di seluruh Eropa.
Burkini pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah, tangan dan kaki dilarang di bagian Perancis. Jerman telah bergabung dengan sejumlah negara Eropa termasuk Spanyol, Italia, Belgia dan Belanda memberlakukan beberapa bentuk larangan bercadar.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU