Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

ICRC: Lebih Dari 100 Tewas Dalam Serangan Udara ke Penjara Yaman

Internasional
02 Sep 2019
ICRC: Lebih Dari 100 Tewas Dalam Serangan Udara ke Penjara Yaman

hariansuara.com, Jakarta - Lebih dari 100 orang diyakini telah tewas dalam serangan udara oleh koalisi militer yang dipimpin Saudi di pusat penahanan di Yaman.

Koalisi mengatakan pihaknya menargetkan fasilitas yang dijalankan oleh pemberontak Houthi yang  menggunakan tempat itu untuk menyimpan drone dan rudal, tetapi pihak pemberontak mengatakan serangan itu telah meratakan bangunan yang digunakan sebagai penjara.

PBB mengatakan 52 tahanan termasuk di antara yang tewas dengan 68 lainnya masih hilang. "Korban kemungkinan besar akan meningkat karena upaya penyelamatan masih berlangsung," katanya.

ICRC bergegas ke tempat kejadian di kota Dhamar dengan tim medis dan ratusan kantong mayat. "Lokasi yang terkena telah dikunjungi oleh ICRC sebelumnya," kata Rauchenstein kepada AFP dari Dhamar. "Ini adalah bangunan kampus yang kosong dan telah digunakan sebagai fasilitas penahanan untuk sementara waktu."

"Apa yang paling mengganggu adalah serangan itu menargetkan sebuah penjara. Menyerang bangunan seperti itu mengejutkan dan menyedihkan! Tahanan dilindungi oleh hukum internasional."

Rauchenstein mengatakan lebih dari 100 orang diperkirakan tewas dan setidaknya 40 orang yang selamat dirawat karena luka-luka mereka di rumah sakit di kota itu, di selatan ibukota Sanaa. "Tim-tim ICRC bekerja tanpa henti untuk menemukan orang yang selamat di bawah puing-puing", katanya.

Koalisi yang dipimpin Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu di saluran berita Al-Ekhbariya, pihaknya menargetkan posisi militer pemberontak di Dhamar yang menyimpan drone dan rudal. "Kami mengambil semua tindakan pencegahan untuk melindungi warga sipil," katanya.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X