
haiansuara.com, Jakarta - Lebih dari 15.000 orang dievakuasi pada Senin malam (2 September) dari kota Hanover menyusul penemuan bom peninggalan Perang Dunia II yang tidak meledak.
Warga ibukota negara bagian Lower Saxony disuruh meninggalkan rumahnya pada sore hari sebagai tindakan pencegahan terhadap penemuan bom seberat 250 kilogram, kata pemerintah kota di situs webnya.
Adanya penemuan bom era Perang Dunia II adalah hal umum di Hanover, rumah bagi sekitar 500.000 orang dan satu dari lusinan kota yang ditargetkan Sekutu selama PD II.
Pada bulan Juni, satu bom harus diamankan di dekat alun-alun Alexanderplatz di Berlin.
Dua tahun lalu, sekitar 65.000 orang harus dievakuasi sementara ketika sebuah bom berbobot 1,4 ton ditemukan di Frankfurt.
"Sekitar satu dari 10 bom bom yang dijatuhkan di Jerman selama perang dunia II tidak meledak," menurut pakar yang dikutip oleh mingguan berita Der Spiegel.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU