
harinsuara.com, Jakarta - Jerman berencana akan melarang penggunaan kantung plastik sekali pakai mulai tahun depan.
Supermarket dan pengecer lainnya akan dilarang menawarkan kantong plastik ringan, termasuk yang sekarang dipasarkan sebagai biodegradable atau dibuat dari sumber yang terbarukan.
"Mayoritas besar orang Jerman menginginkan larangan ini," kata Menteri Lingkungan Hidup, Svenja Schulze.
Polusi plastik terutama di perairan dan lautan adalah bahaya ekologis utama karena melukai atau membunuh kehidupan laut dan burung, mengotori pantai dan menciptakan sampah raksasa di lautan.
Para ilmuwan memperingatkan bahwa ketika plastik perlahan-lahan rusak, partikel mikro memasuki rantai makanan dan jika berakhir pada manusia akan meninggalkan jejak beracun dalam tubuh manusia.
Langkah yang direncanakan Jerman ini mengikuti pengenalan komitmen oleh industri ritel 2016 untuk tidak lagi memberikan tas plastik secara gratis.
Banyak pengecer atau ritel telah menghapus kantong plastik sama sekali karena konsumen telah belajar untuk membawa sendiri tas atau jaring multi guna yang ketika mereka pergi berbelanja.
Namun larangan yang direncanakan berlaku pada 2020 ini tidak mencakup kantong plastik sobek yang sangat tipis yang biasa ditemukan di konter buah dan sayuran supermarket.
Di bawah undang-undang yang direncanakan Jerman, periode transisi enam bulan akan memungkinkan pengecer untuk mengurangi stok plastik yang tersisa sebelum larangan diberlakukan.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU