Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Indonesia Buka Kantor Konsul Kehormatan Pertama Ddi Basseterre, Federasi St. Kitts Dan Nevis

Internasional
21 Sep 2019
Indonesia Buka Kantor Konsul Kehormatan Pertama Ddi Basseterre, Federasi St. Kitts Dan Nevis

hariansuara.com, Jakarta -  ​Indonesia memiliki kantor Konsul Kehormatan yang pertama di negara Federasi St. Kitts dan Nevis, di wilayah Karibia. Pembukaan kantor ini guna meningkatkan kerjasama khususnya ekonomi dan perdagangan, melindungi kepentingan Indonesia dan memberikan pelayanan kepada warga negara Indonesia di negara tersebut.

Dubes Priyo Iswanto s melantik dan mengambil sumpah jabatan Konsul Kehormatan Republik Indonesia yang pertama di Basseterre, Faron Tenyson Lawrence, di ibu kota St. Kitts dan Nevis pada tanggal 17 September 2019.

Pelantikan yang dihadiri oleh Menlu negara tersebut, Mark Brantley dan jajaran beserta undangan lain mendapat perhatian khusus masyarakat dan media setempat. Menlu Brantley memuji keputusan Pemerintah Indonesia untuk mengangkat konsul kehormatan di Basseterre sebagai cerminan peningkatan kerjasama yang sangat dinamis setelah pembukaan hubungan diplomatik 5 tahun yang lalu dan menjadi model bagaimana hubungan antara negara besar dan negara kecil. 

“Dubes Priyo Iswanto telah memilih orang yang tepat untuk menjadi konsul kehormatan Indonesia karena Faron T. Lawrence memiliki jaringan yang sangat luas dan berpengaruh sebagai seorang pengusaha sukses dan Ketua kamar dagang dan industri," kata Menlu Brantley.

Sementara itu, Faron T. Lawrence menegaskan bahwa dirinya telah mengenal Indonesia sejak setahun lalu saat diundang menghadiri Trade Expo Indonesia tahun 2018 dan langsung tertegun melihat kemajuan Indonesia. Sejak itu dirinya tertarik untuk memajukan kerjasama ekonomi, perdagangan dan investasi dengan Indonesia dan kini siap melayani kepentingan Indonesia dan warga negara Indonesia di St. Kitts dan Nevis. 

“Banyak peluang bisnis di St. Kitts dan Nevis, mulai dari kebutuhan untuk pemenuhan kapal kecil maupun teknisi mesin otomotif yang dapat dipenuhi oleh Indonesia," papar Faron Lawrence.

Untuk mendukung peningkatan kerjasama, kedua negara telah saling memberlakukan bebas visa sebagai kemudahan bagi kedua warga negara untuk saling berkunjung. St. Kitts dan Nevis merupakan negara pertama di Karibia yang memberlakukan bebas visa selama 30 hari bagi warga negara Indonesia sejak awal Februari tahun ini. 

 “Kita mesti mengambil manfaat dari fasilitas bebas visa ini dan kita perlu menyingkirkan persepsi bahwa kita berjauhan secara geografis dan kini saatnya Barat dan Timur menjadi dekat" demikian ditegaskan Dubes Priyo Iswanto.

St. Kitts dan Nevis adalah negara dua pulau di kawasan Karibia dengan penduduk 55.345 dan pendapatan per kapita US$ 17.090. Hubungan antara St. Kitts dan Nevis dan Indonesia masih relatif muda dimulai dengan pembukaan hubungan diplomatik sejak 30 Januari 2014.(*)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X