
hariansuara.com, Jakarta - Pemerintah Malaysia telah membuat keputusan untuk melaksanakan proses evakuasi pelajar Malaysia dari kawasan-kawasan yang terkena dampak buruk bencana asap di Provinsi Riau dan Jambi, Indonesia.
Dalam siaran pers Kementrian Luar Negeri Malaysia, Selasa, (24/9/2019), menjelaskan proses evakuasi ini akan melibatkan mahasiswa Malaysia yang menuntut ilmu di daerah yang telah dinyatakan Darurat Pencemaran Udara oleh Pemerintah Republik Indonesia mulai 23 hingga 30 September 2019.
Keadaan di wilayah tersebut berada pada tahap membahayakan dengan IPU di antara 550 – 700 dalam kategori berbahaya.
Proses evakuasi ini akan dilaksanakan secara bersama oleh Kementerian Luar Negeri dan Agensi Pengurusan Bencana Negara (NADMA) serta agensi-agensi lain yang berkaitan termasuk Majlis Keselamatan Negara (MKN) dan Kementerian Pendidikan Malaysia (KPM).
Setidaknya terdapat 300 orang pelajar Malaysia di Provinsi Riau dan Jambi.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU