Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Indonesia Dorong Investasi Norwegia di Sektor Budidaya Perikanan Darat

Internasional
28 Sep 2019
Indonesia Dorong Investasi Norwegia di Sektor Budidaya Perikanan Darat

hariansuara.com, Jakarta - Dubes Todung Mulya Lubis, didampingi PF Ekonomi 1 KBRI Oslo, mengunjungi site-plan perusahaan Norwegia, Sterner AS, pelopor teknologi budidaya perikanan darat (onshore-fish-farming), yang terletak wilayah Trovåg, Haugesund (sekitar 444 km sebelah barat Oslo), tanggal 23-24 September 2019.

Kunjungan ditujukan untuk meninjau langsung fasilitas hatchery-breeding-fattening peternakan ikan salmon yang dikelola Sterner AS dengan menggunakan teknologi dan metode terbaru yang efektif dan efisien, sehingga mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan volume yang optimal (high quality-optimum quantity).

Pertemuan dengan jajaran pimpinan Sterner AS juga membahas persiapan penandatanganan perjanjian kerja sama konkrit antara Sterner AS dengan Konsorsium Usaha Indonesia yang dimotori oleh PT. Andalan Lepas Pantai (ALP), yang rencananya akan dilaksanakan di sela-sela penyelenggaraan Trade Expo Indonesia 2019, di ICE BSD Tangerang, Oktober 2019. Sebagaimana dimaklumi, sebelumnya, PT. ALP telah menandatangani kesepakatan penjajakan kerja sama (Non Disclosure Agreement/NDA) dengan Sterner AS (7/8/2019), disaksikan oleh Dubes RI dan Jajaran Pejabat KBRI Oslo, Pejabat Eksport Kreditt (Export Credit Norway) dan Innovation Norway.

Kedua pihak telah menyepakati lokasi site-plan yang akan dibangun di Indonesia adalah di wilayah pantai barat daya Provinsi DI Yogyakarta, dengan target produksi sebanyak 2.500 ton ikan kakap (barramundi) per tahun. Proyek tersebut akan dikelola secara bersih dan ramah lingkungan (antara lain residu pembiakan ikan akan digunakan sebagai pupuk pertanian), serta melibatkan peran aktif dan memberi manfaat bagi penduduk di wilayah sekitarnya. Pembangunan site-plan direncanakan dimulai pada awal tahun 2020.

Kunjungan diakhiri dengan video conference antara Sterner AS dan PT. ALP, disaksikan Dubes RI Oslo dan Pejabat-Pejabat Pemprov. DI Yogyakarta terkait, guna membahas realisasi kerja sama tersebut yang akan didukung oleh investasi Norwegia di Indonesia dengan estimasi total investasi mencapai USD 45 s.d 50 juta selama 2 tahun (2020-2021), serta tahapan-tahapan ke depan.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya dapat menjadi bagian dari capaian peningkatan investasi Norwegia di Indonesia, namun juga sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan (food security) dan peningkatan perekonomian nasional, yang pada gilirannya dapat memberi kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X