Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Tabuhan Ember Semangati Indonesia Raih Medali Emas dan Perak di Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior di Rusia

Internasional
14 Oct 2019
Tabuhan Ember Semangati Indonesia Raih Medali Emas dan Perak di Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior di Rusia

hariansuara.com, Rusia - Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2019 baru saja digelar di Kazan, Rusia. Tim Bulutangkis Indonesia berhasil meraih satu medali emas dan dua perak pada Kejuaraan Dunia tersebut untuk Kategori Perorangan. 

Sesuatu yang unik telah terjadi. Tabuhan ember oleh para pendukung Indonesia di Kazan Gymnastic Center, Kazan, Rusia turut mengantarkan Tim Bulutangkis Indonesia meraih medali tersebut pada gelaran final, Minggu, (13/10). Para pendukung Tim Merah Putih ini tak lain adalah mahasiswa Indonesia di Kazan. Mereka meneriakkan yel-yel, menabuh ember dan mengibar-ngibarkan bendera Merah Putih.

Dukungan mereka makin seru ketika skor atlet Indonesia tertinggal dari lawannya, atau saat skor saling kejar-kejaran, dan menjelang akhir pertandingan. Mereka bukan hanya memompa semangat tanding para atlet Indonesia, tetapi juga menjadi perhatian penonton lainnya di sana. 

Dukungan Tim Indonesia juga datang dari warga Rusia, termasuk anak-anak. Tampak hadir Azis Nurwahyudi, Wakil Kepala Perwakilan KBRI Moskow dan sejumlah warga Indonesia di Moskow yang datang ke Kazan, sekitar 815 Km dari ibukota Rusia. Azis Nurwahyudi juga sempat bertemu dengan Tim Merah Putih. 

Salah satu yel yang dinyayikan pendukung Indonesia dan menggema di arena pertandingan adalah “Hari ini kutinggalkan pelajaran. Diam-diam aku nonton pertandingan. Kata orang aku ini kesurupan. Demi Garuda, apa pun kulakukan. Garuda, Garuda ooo… ooo… Garuda, Garuda ooo… ooo…”

Para mahasiswa yang dikoordinir oleh Ahmad Nabawi, salah satu mahasiswa Indonesia di Kazan, dengan setia memberikan dukungan selama kejuaraan berlangsung dari tanggal 7 hingga 13 Oktober 2019 untuk kategori perorangan ini, termasuk semi final sehari sebelumnya. Di final Indonesia menempatkan Ganda Putra, Ganda Putri, dan Ganda Campuran yang kesemuanya berhadapan dengan pemain China.

Medali emas dipersembahkan oleh pasangan ganda putra, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin setelah mengalahkan Di Zhi Jian/Wang Chang (21-19, 21-18). Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di Kazan Gymnastic Center. Para pendukung Indonesia bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil memberikan hormat kepada bendera Merah Putih yang dinaikkan. Nampak pula anak-anak Rusia yang turut berdiri sambil menghormat bendera Merah Putih menirukan pendukung Indonesia.

Sementra itu, medali perak diraih pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi dan pasangan Ganda Campuran Leo Rolly Carnando/Indah Cahaya Sari Jamil. Satu medali lainnya, yaitu medali perunggu disumbangkan Yonathan Ramlie untuk Nomor Tunggal.

Sebelumnya, pada 5 Oktober lalu di final untuk Kategori Beregu, tabuhan ember-ember, yel-yel dan sorak sorai pendukung Indonesia juga mengantarkan Tim Indonesia meraih medali emas. Tim Indonesia berhasil mengalahkan China dengan skor 3-1. Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang juga di Kazan Gymnastic Center dan bendera Merah Putih berada di atas bendera China, Jepang, dan Thailand saat dinaikkan di puncak acara penyerahan piala. Kejuaraan beregu ini berlangsung dari 30 September sampai 5 Oktober 2019 di tempat yang sama.

Tim Bulutangkis Indonesia yang merupakan atlet-atlet masa depan Indonesia ini dipimpin langsung oleh legendaris bulutangkis Indonesia dan dunia, Susy Susanti dan Alan Budikusuma.

 Azis Nurwahyudi mengatakan, keikutsertaan Tim Bulutangkis Indonesia pada kejuaraan ini juga bagian dari diplomasi. Dengan keikutsertaan dan prestasi ini, Indonesia menjadi lebih dikenal, khususnya di kalangan masyarakat Rusia, dan umumnya di seluruh dunia. “Kita melihat Alan Budikusuma memberikan coaching clinic bulutangkis kepada para peserta dari berbagai negara di sela-sela kejuaraan ini yang merupakan bagian dari diplomasi. Selamat kepada Tim Bulutangkis Indonesia atas prestasi yang diraih,” kata Azis Nurwahyudi. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X