Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Raden Saleh Eksis di Berlin

Internasional
17 Oct 2019
Raden Saleh Eksis di Berlin

hariansuara.com, Jakarta - KBRI Berlin pada tanggal 16 Oktober meluncurkan Novel Grafis atau komik kisah hidup Pelukis Indonesia abad ke-19 Raden Saleh, dan Perangko seri Lukisan Raden Saleh di Indonesian Hall di Frankfurt Book Fair.

Mewakili Dubes RI Berlin, Wakil Duta Besar Perry Pada mengatakan bahwa promosi Raden Saleh ini adalah gagasan Dubes Arif Havas Oegroseno, yang melihat Raden Saleh sebagai pengejawantahan profil manusia modern Indonesia yang sukses, Inovatif dengan kredibilitas profesional yang tinggi sehingga existensi Raden Saleh dan karyanya dirasa penting untuk dihidupkan kembali melalui medium yang mudah dikenali masyarakat seperti Komik atau perangko dengan sasaran pertama masyarakat Jerman dan selanjutnya masyarakat Indonesia.

Komik Raden Saleh 40 halaman, Leben und Abenteur des Raden Saleh, dibuat dalam bahasa Jerman dan bahasa Indonesia, menceritakan petualangan pelukis Raden Saleh yang hidup di Belanda, Jerman, terutama di Dresden dan juga sempat tinggal Paris, tahun 1829-1850 dan 1875-1878. Di Jerman, Raden Saleh menimba ketrampilan melukis dari maestro-maestro lukis di Eropa dan tempat menghasilkan beberapa karya lukisannya.

Adapun seri prangko Lukisan Raden Saleh yang dibuat menampilkan copy dari 8 (delapan) lukisan diantaranya, “Perburuan Banteng ” (1855), Penangkapan Pangeran Diponegoro” (1857) dan “Meletusnya Gunung Merapi pada Siang Hari” (1865)

Werner Kraus, pakar sejarah kesenian dari Universitas Passau yang sangat tekun menggeluti sejarah Raden Saleh melihat bahwa Raden Saleh merupakan pionir seni lukis Indonesia dan seniman modern pertama Indonesia (saat itu Hindia Belanda) karena pergaulannya dengan komunitas lukis dan tokoh masyarakat di Jerman dan Eropa. Lukisannya merupakan perpaduan aliran romantisme yang sedang populer di Eropa saat itu dengan elemen-elemen yang menunjukkan latar belakang Jawa sang pelukis. Raden Saleh juga memupuk cikal bakal rasa nasionalisme seperti terlihat pada hasil karyanya yang terkenal “Penangkapan Pangeran Diponegoro”.

Werner Kraus menyebutkan bahwa lukisan Raden Saleh mendapat apresiasi terbukti dari penjualan lukisannya yang dapat mencapai nilai jual sampai jutaan Euro.

Adapun Ketua Komite Buku Nasional Indonesia, Laura Prinsloo mengatakan bahwa karya buku Raden Saleh ini merupakan kontribusi yang penting untuk memahami kehidupan Raden Saleh dan karyanya. Laura Prinsloo berjanji akan mempromosikan buku ini pada pameran-pameran lain.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X