Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Menlu Jerman: Serangan Turki ke Suriah Langgar Hukum Internasional

Internasional
21 Oct 2019
Menlu Jerman: Serangan Turki ke Suriah Langgar Hukum Internasional

hariansuara.com, Jakarta - Serangan Turki di timur laut Suriah melanggar hukum internasional, kata Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas.

"Kami tidak percaya bahwa serangan terhadap  Kurdi atau milisi Kurdi sah berdasarkan hukum internasional," kata Heiko Maas.

"Jika tidak ada dasar dalam hukum internasional untuk invasi seperti itu, maka itu tidak bisa sesuai dengan hukum internasional," tambahnya.

Ankara melancarkan serangan lintas-perbatasan terhadap Kurdi di Suriah pada 9 Oktober setelah Amerika Serikat mengumumkan penarikan militer dari utara negara yang dilanda perang itu.

Anggota NATO, Turki, telah membenarkan ofensif yang diperlukan untuk mengamankan perbatasannya.

Gencatan senjata yang diperantarai AS diumumkan Kamis malam, memberikan pasukan Kurdi sampai Selasa malam untuk menarik diri dari daerah penyangga yang ingin dibuat Ankara di dalam wilayah Suriah di sepanjang perbatasan selatannya.

Pada hari Minggu, Pasukan Demokrat Suriah yang dipimpin Kurdi sepenuhnya menarik diri dari sebuah kota yang dikelilingi Turki di Suriah utara, dalam apa yang tampaknya menjadi awal dari penarikan yang lebih luas di bawah kesepakatan gencatan senjata.

"Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan bahwa gencatan senjata ini berlangsung lebih lama dari lima hari dan menghentikan invasi untuk sementara waktu," kata Maas.

Jerman bersama dengan sejumlah negara Eropa lainnya telah menangguhkan ekspor senjata ke Turki karena ofensif tersebut.

Pengeboman dan serangan yang dipimpin Turki sejak 9 Oktober telah menewaskan 114 warga sipil dan sedikitnya 300.000 orang mengungsi, menurut monitor perang Suriah untuk Hak Asasi Manusia.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X