
hariansuara.com, Jakarta - Sekolah-sekolah di ibukota India, New Delhi, akan ditutup hingga 5 November, kata pemerintah kota, Jumat (1/11/2019).
Kebakaran lahan pertanian dari negara-negara tetangga New Delhi mengirimkan asap ke ibukota. Kepala menteri kota Arvind Kejriwal pun memerintahkan sekolah-sekolah ditutup.
Sebelumnya pada hari Jumat, panel lingkungan yang ditunjuk pemerintah menyatakan polusi udara Delhi sebagai darurat kesehatan masyarakat, menurut laporan Asian News International (ANI) mengutip surat dari Otoritas Pengendalian Polusi Lingkungan.
"Ini adalah keadaan darurat kesehatan masyarakat karena polusi udara sekarang berbahaya dan akan berdampak buruk bagi kesehatan semua anak-anak," kata ANI.
Indeks yang dipantau pemerintah yang melacak polusi udara mencapai 500 di beberapa bagian ibukota. Indeks maksimum yang dicatat oleh Dewan Pengendalian Polusi Pusat pemerintah. Indeks ini mengukur kadar PM 2.5, partikel kecil yang masuk ke dalam ke paru-paru.
Tingkat di atas 400 menunjukkan kondisi parah yang membuat orang dengan paru-paru sehat serta orang-orang dengan resiko penyakit pernapasan.
Untuk meminimalisir polusi, pemerintah kota akan membatasi jumlah kendaraan pribadi di kota dari minggu depan dengan skema "ganjil" berdasarkan pelat nomor kendaraan. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU