
Nairobi - Kelompok garis keras Asy-Syabaab di Somalia hari ini melakukan penyerangan di Mandera, daerah Timur Laut Kenya yang juga perbatasan Somalia. Akibat aksi serangan ini, enam orang dilaporkan tewas.
Seperti dilansir dari Reuters, Kamis (6/10), kelompok pelaku ini mengklaim tak akan menghentikan aksi serangan dan akan terus melakukannya. Aksi penyerangan ini disengaja dilakukan agar pemerintah Kenya menarik pasukannya dari Somalia.
“Kami mengalami serangan menyedihkan lainnya," kata Gubernur Mandera, Ali Roba.
Dia mengatakan bila pihak keamanan tak mengambil tindakan cepat, maka kemungkinan korban yang tewas akan lebih banyak. Ia menegaskan dari serangan tersebut diindikasikan pelaku adalah kelompok Ays-Syabaab.
"Dari sifat dan gaya serangan tersebut, sangat jelas itu serangan Asy-Syabaab," ujarnya.
Serangan ini dilaporkan terjadi pagi hari sebelum para pekerja melakukan aktivitasnya.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari pihak Asy-Syabaab.
Serangan yang menewaskan orang sudah seringkali terjadi di Kenya. Pelaku diduga berasal dari kelompok Asy-Syabaab yang menewaskan ratusan orang.
Imbas dari serangan yang berulang kali ini, industri pariwisata di Kenya langsung terpuruk. Padahal, sektor pariwisata menjadi andalan negara tersebut.
Lokasi yang menjadi aksi penyerangan sering kali terjadi di wilayah timur laut, di sepanjang perbatasan dengan Somalia.
Bahkan, kelompok militant ini juga menyerang wilayah pesisir Nairobi. Kemudian pernah dibarengi dengan pelaku yang menyerang pusat perbelanjaan Westgate pada 2013. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU