
Jakarta - Puluhan militan kelompok Negara Islam (ISIS) tewas oleh serangan udara Suriah di provinsi utara Aleppo.
TV nasional Suriah dikutip Xinhua, Rabu, (12/10/2016), melaporkan serangan udara menargetkan militan ISIS di sebuah gua di utara kota Deir Hafer yang terletak di pedesaan timur Aleppo. Dalam laporannya disebutkan komandan ISIS di antara mereka yang tewas dalam serangan tersebut
Sementara itu, laporan itu mengatakan tentara Suriah terus maju pada Selasa kemarin ke wilayah yang dikuasai pemberontak di sisi timur kota Aleppo.
Kemenangan tersebut adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan militer yang sukses di Aleppo, di mana tentara Suriah yang didukung oleh angkatan udara Rusia, baru-baru ini merebut bagian utama di daerah yang dikuasai pemberontak. Perebutan wilayah itu disebut sebagai kemajuan militer pertama melawan pemberontak di timur Aleppo dalam tiga tahun.
Di sisi oposisi, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan sedikitnya 12 orang tewas oleh serangan udara Rusia terhadap wilayah yang dikuasai pemberontak di Aleppo pada hari Selasa.
Eskalasi pada Selasa itu datang sehari setelah Kementerian Luar Negeri Suriah mengirimkan pesan ke wilayah-wilayah Suriah yang dikuasai pemberontak. Pesan itu berbunyi supaya para pemberontak meninggalkan wilayah yang dikuasai, menjanjikan mereka pergi ke daerah-daerah yang dikuasai pemerintah, dan akomodasi yang aman.
Pesan itu adalah yang terbaru dalam serangkaian panggilan oleh pemerintah Suriah untuk warga sipil meninggalkan wilayah yang dikuasai pemberontak, dan para pemberontak untuk meletakkan senjata mereka.
Pada 22 September, tentara Suriah melakukan serangan baru yang bertujuan mengusir para pemberontak dari bagian timur kota Aleppo. Serangan itu memicu serangkaian tuduhan dari negara-negara Barat, yang menyalahkan Rusia dan tentara pemerintah Suriah melakukan kejahatan perang di Aleppo.
Aleppo, yang terletak dekat perbatasan Turki adalah kota terbesar Suriah dan pernah menjadi pusat ekonomi. Kota ini menjadi titik fokus dari bentrokan antara tentara pemerintah Suriah dan pemberontak.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU