
Jakarta - Thailand berusaha menghilangkan kekhawatiran tentang suksesi kerajaan setelah Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn mengatakan dia akan menunda kenaikan takhta, sementara ia berduka atas wafatnya Raja Bhumibol Adulyadej.
Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mengatakan Putra mahkota telah meminta agar suksesi ditunda untuk jangka waktu yang tidak ditentukan, sehingga ia bisa berduka dengan orang-orang.
Dilansir Reuters, Senin, (17/20/2016), pemerintah belum menetapkan tanggal untuk kremasi kerajaan tapi wakil perdana menteri mengatakan pangeran telah meminta hal itu akan diadakan setelah satu tahun berkabung, dan penobatan akan berlangsung setelah kremasi.
Ketua Dewan Penasehat Kerajaan, mantan kepala tentara dan perdana menteri yang berusia 96 tahun, Prem Tinsulanonda, bertindak sebagai wali sementara putra mahkota dan negeri yang sedang berkabung.
Pangeran Vajiralongkorn mengadakan pertemuan dengan Prem dan PM Prayuth Chan-ocha pada Sabtu malam dan meminta kedua orang itu untuk menenangkan rakyat.
"Ia meminta agar rakyat tidak bingung atau cemas mengenai pemerintahan negara, bahkan juga mengenai suksesi," kata Prayuth melalui siaran televisi.
"Ia mengatakan bahwa saat ini semua orang sedang berduka, maka semua pihak harus sabar menanti hingga kita melewati masa duka cita, ketika upacara keagamaan dan kerajaan untuk pemakaman sudah berlalu beberapa waktu, maka setelah itu akan ada waktu yang tepat untuk melangkah maju," kata Prayuth.
Orang-orang berkabung dan mengenakan busawa warna hitam dari seluruh negeri, berduyun-duyun menuju Istana Agung untuk menghormati raja yang paling mereka kenal.
Para biksu melantunkan doa-doa di sisi peti mati raja di balai agung istana. Mereka akan melantunkan doa seperti itu selama 100 hari, sebagai bagian dari proses pemakaman. Pemerintah mengumumkan masa berkabung selama satu tahun dan meminta semua orang mengenakan busana hitam atau putih dan membatalkan semua perayaan dan pesta di luar ruang. Meskipun semua rakyat mengenakan busana warna hitam dan suasana terlihat murung, tetapi pusat perbelanjaan, pasar, bioskop bahkan bar masih terus buka.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU