Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Rumah Masa Kecil Adolf Hitler Akan Dibongkar

Internasional
18 Oct 2016
Rumah Masa Kecil Adolf Hitler Akan Dibongkar

 

 

Jakarta – Rumah dimana Adolf Hitler lahir direncanakan akan dibongkar. Masa depan rumah pemimpin Nazi ini telah banyak diperdebatkan, dengan pendapat terpecah antara yang ingin meratakan atau mengubah penggunaannya.

 

Pendapat tambah rumit setelah pemiliknya menolak untuk menjual.

 

Namun,  Menteri Dalam Negeri Austria  Wolfgang Sobotka mengatakan sebuah komite ahli telah memutuskan bahwa rumah itu harus dihancurkan.  

 

Sebuah bangunan baru akan dibangun di sana dan akan digunakan untuk administrasi atau untuk tujuan amal. "Rumah akan diruntuhkan. Fondasi tetap tetapi gedung baru akan didirikan. Bangunan baru akan digunakan oleh salah satu amal atau pemerintah daerah," kata Sobotka Die Presses seperti dilaporkan surat kabar Austria Die Presse dilansir dari BBC, Selasa, (18/10/2016).

 

Rumah telah menjadi subyek perselisihan hukum antara pemilik rumah Gerlinde Pommer dan pemerintah, yang telah menyewa sejak tahun 1972 untuk mencegah penyalahgunaan. Pommer yang kini pensiun, telah berulang kali menolak menjual bangunan tiga lantai ini kepada pemerintah.

 

Selama lima tahun terakhir bangunan itu kosong, karena ia menolak untuk melakukan renovasi.

 

Seorang juru bicara kementerian dalam negeri mengatakan,  amandemen hukum yang diajukan awal tahun ini akan memungkinkan mereka untuk mengambil alih  rumah.

 

Namun, keputusan itu dapat menyulut kemarahan dari masyarakat, yang menginginkan rumah tersebut digunakan sebagai museum yang didedikasikan untuk pembebasan Austria dari kekuasaan Nazi. Sejumlah organisasi budaya sebelumnya menentang pembongkaran bangunan.

 

Hitler lahir di kamar sewaan di lantai atas bangunan pada 20 April 1889.  Selama kekuasaan Nazi, rumah itu berubah menjadi tempat suci untuk Hitler. Setelah Nazi runtuh,  rumah ini menjadi daya tarik sendiri bagi para simpatisan Neo-Nazi. "Saya bahkan menyaksikan orang dari Italia atau dari Perancis datang ke sini ... untuk tujuan pemujaan," Josef Kogler, guru di Braunau. 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X