
Jakarta - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan tidak ada solusi militer untuk krisis Suriah.
Ban mengatakan kepada Majelis Umum PBB bahwa jeda kemanusiaan akan membuka jalan bagi pelaksanaan rencana evakuasi medis PBB di Aleppo dimana konflik terus memburuk dan mengerikan.
"Tapi ini adalah minimal. Hal ini jauh dari cukup. Kita perlu akses kemanusiaan penuh ke Aleppo timur," kata Ban.
Menurut Ban, hampir 500 orang tewas dan 2.000 terluka di Aleppo timur sejak 23 September ketika pemboman udara dilakukan secara intensif dan berkelanjutan.
Dia juga mencatat bahwa Aleppo Timur telah dikepung dan tidak ada konvoi PBB memasuki sejak Juli. "Makanan ransum akan habis pada akhir bulan."
Pusat ekonomi Suriah, Aleppo telah menjadi tempat pertempuran sengit antara pasukan pemerintah yang setia kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad dan pasukan oposisi yang berusaha menggulingkan dia.
PBB memperkirakan 275.000 warga sipil terperangkap di bagian timur kota. Di antara mereka, 100.000 adalah anak-anak.
Ban mengatakan ia menyesalkan Dewan Keamanan telah gagal menjalankan tanggung jawabnya untuk menegakkan perdamaian dan keamanan bagi Suriah.
"Isu sentral adalah dan harus tetap transisi politik yang kredibel," kata Ban. "Saya meminta Anda semua untuk bekerja sama dan memenuhi tanggung jawab kolektif untuk melindungi warga sipil."
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU