
Jakarta - Junko Tabei, wanita pertama yang mendaki puncak tertinggi di dunia meninggal di usia 77 taaun. Dia meninggal pada hari Kamis lalu di sebuah rumah sakit di luar Tokyo karena kanker.
Dilansir CNN, Senin, (24/10/2016), Tabei mencapai puncak Gunung Everest pada tahun 1975 saat berusia 35 pada waktu itu. Pada tahun 1992, pendaki Jepang ini menaklukkan "Seven Summits" dan menjadi wanita pertama yang mendaki gunung tertinggi di tujuh benua. Tujuh puncak terdiri Kilimanjaro, Denali, Elbrus, Aconcagua, Carstensz Pyramid, Vinson dan Everest.
Pendakian terakhirnya adalah Gunung Fuji dengan sekelompok siswa SMA pada tahun 2011.
Tabei lahir pada 22 September 1939 di Miharu, sebuah kota pertanian berbukit di Prefektur Fukushima. Meski telah mendaki puncak-puncak gunung dunia, Tabei dalam wawancara dengan AP pernah mengatakan ingin mendaki lebih banyak gunung. Dia terus mendaki bahkan setelah didiagnosa menderita kanker empat tahun lalu.
Dia mendirikan Ladies Climbing Club pada tahun 1969. Bersama suaminya, Tabei memanjat gunung Gunung Fuji dan gunung lainnya di Jepang.
Selain mendaki, Tabei pada tahun 2000 menyelesaikan studi pascasarjana di Universitas Kyushu yang fokus pada degradasi lingkungan di Everest yang disebabkan oleh limbah yang ditinggalkan oleh kelompok pendaki. Tabei juga merupakan direktur Himalayan Adventure Trust of Japan, sebuah organisasi yang bekerja di tingkat global untuk pelestarian lingkungan gunung.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU