Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Bankir Inggris ini Teriak-teriak ke Jalanan Setelah Habisi Korban

Internasional
27 Oct 2016
Bankir Inggris ini Teriak-teriak ke Jalanan Setelah Habisi Korban

 

Jakarta - Beberapa saat sebelum menyerahkan diri ke polisi setelah membunuh dua wanita Indonesia di apartemen Hong Kong dua tahun lalu, bankir Inggris Rurik Jutting berteriak dan melambaikan pisau ke pejalan kaki.

 

Dalam wawancara video polisi yang ditampilkan pada hari keempat sidang pengadilan di Hong Kong, Jutting dengan tenang merinci saat-saat terakhir membunuh korban sebelum memanggil polisi. Setelah menghabisi korban keduanya, lulusan Universitas Cambridge  dan bankir investasi menceritakan bagaimana ia kemudian mengacungkan pisau pada orang-orang di jalanan dari apartemennya.

 

Video bukti tidak mengungkapkan apa yang ia teriakkan  dari lantai 31 gedung apartemennya.

 

"Ketika saya memutuskan untuk menyerah, Saya menjatuhkan pisau saya," kata Jutting dilansir Reuters, Rabu, (27/10/2016),  yang menggambarkan juga bagaimana dia mengurung diri dalam kamar tidurnya dan menelepon polisi.

 

Mengenakan kemeja biru muda, Jutting  kadang-kadang menutup matanya dan memiringkan kepalanya ke atas ketika dihadapkan dengan bukti video pada sidang hari Kamis.

 

Rurik  mengaku "tidak bersalah" atas dua tuduhan pembunuhan. Rurik menyatakan dirinya akan mengaku bersalah untuk tindak pidana pembunuhan tanpa disengaja (manslaughter) dan dakwaan mencegah penguburan jenazah sesuai hukum.

 

Setelah menyerah, Jutting memberi polisi telepon  yang berisi foto-foto dari kedua korban serta empat jam rekaman video. "Saya mengatakan kepada mereka ada bukti di sana," katanya saat wawancara polisi.

 

Toksikologi yang disebut sebagai saksi ahli oleh jaksa pada Rabu, menggambarkan jumlah kokain yang dikonsumsi oleh Jutting selama pesta enam minggu luar biasa tinggi.  Jutting menghadapi tuntutan penjara seumur hidup jika terbukti bersalah atas dua pembunuhan tersebut.

 

Sidang ini akan dilanjutkan minggu depan.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X