
Jakarta - Di kota yang dilanda perang seperti Mosul, boneka beruang atau truk adalah harta langka untuk seorang anak. Tapi mainan yang tampak tak berdosa ini sebenarnya pemicu jebakan jahat yang dapat meledak setelah mereka tersentuh.
Taktik ISIS sembunyikan bom di boneka dan truk mainan ini disinyalir untuk menargetkan anak-anak. Alat peledak dan improvisasi lainnya telah dipajang di sebuah pusat pelatihan bagi para ahli penjinak bom lokal terlatih. Sementara 40.000 tentara, anggota milisi dan pejuang lainnya mempersiapkan diri untuk mengelilingi Mosul.
Dilansir daylimail.co.uk, Senin, (31/10/2016), Kolonel Nawzad Kamil Hassan dari pasukan Kurdi mengatakan, "Mengapa ISIS akan menggunakan sesuatu yang baik, seperti beruang atau kelinci.?
“Mereka menggunakan mainan ini karena mereka tahu Peshmerga (pejuang Kurdi) tidak akan menyentuhnya tetapi anak-anak akan menyentuhnya. "
Dia menambahkan, “Mereka(ISIS) lebih buruk daripada binatang. "
Unitnya telah membersihkan 50 ton bahan peledak selama dua tahun dari daerah yang dulunya dikuasai oleh militan, termasuk lima ton dari satu sekolah di kota Sinjar di sebelah barat Mosul.
Mosul, sekitar 250 mil utara Baghdad, telah dikuasai ISIS sejak Juni 2014. Serangan untuk mengambil alih kota adalah serangan terbesar setelah invasi 2003 oleh AS dan pasukan koalisi. Militer AS memperkirakan ISIS memiliki hingga 5.000 pejuang dalam Mosul dan antara 1.500 dan 2.500 di sekitar kota. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.000-nya diyakini sebagai pejuang asing.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU