
Jakarta - Pasukan keamanan Irak kuasai gedung televisi pemerintah setelah merebut distrik timur kota Mosul pada hari Selasa.
Kemenangan itu terjadi setelah lebih dari dua minggu melancarkan serangan besar-besaran untuk mengusir militan ISIS dari kubu besar terakhir mereka di Irak.
"Pasukan anti-terorisme Irak, yang didukung oleh koalisi internasional dan pesawat Irak berhasil merebut distrik Gogjali di tepi timur kota dan mengambil alih gedung televisi pemerintah," kata Letnan Jenderal Abul-Amir Yarallah dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Komando Operasi Gabungan (JOC) dilansir Xinhua, Rabu, (2/11/2016).
Mencoba memperluas pijakan di sisi timur Sungai Tigris, pasukan bentrok dengan militan ISIS. Kemajuan terbaru datang satu hari setelah pasukan Irak mulai lakukan dorongan untuk memasuki daerah perkotaan di Mosul dengan dukungan serangan artileri dan serangan udara terhadap posisi ISIS.
Pasukan keamanan juga membebaskan dua desa dan daerah Shalalat, sekitar 7 km sebelah timur laut dari Mosul.
Pasukan lain datang lebih dekat ke tepi tenggara Mosul setelah membersihkan desa Twila dan Sharezad, ISIS melawan serangan dengan tembakan mortir, bom roket, serangan penembak jitu dan bom mobil bunuh diri.
Pada tanggal 17 Oktober, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengumumkan dimulainya serangan besar untuk merebut kembali Mosul, kota terbesar kedua di negara itu. Sejak itu, pasukan keamanan Irak telah beringsut ke pinggiran timur Mosul dan membuat kemajuan pada rute lain di sekitar kota, mempersiapkan pertempuran besar menyerbu kota dan mengusir ISIS.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU