
Jakarta - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menentang pemulihan hubungan dengan Amerika Serikat yang telah dihentikan pada tahun 1980.
Ada wacana yang mendukung hubungan dengan Amerika Serikat berdasarkan logika bahwa "jika kita berkompromi dengan Amerika, semua masalah negara kita akan terpecahkan."
"Kepercayaan ini sangat berbahaya," kata Khamenei, dengan alasan bahwa karena ada reasonings akurat untuk membuktikan bahwa ini adalah sebuah kebohongan, menipu dan salah.
Pernyataan Khamenei datang disaat Iran mempersiapkan ulang tahun ke-37 pengambil alihan kedutaan AS oleh sekelompok mahasiswa Iran.
"Sebuah contoh membuktikan kepalsuan dari keyakinan ini adalah sikap Amerika Serikat vis-a-vis kesepakatan nuklir Iran," kata Khamenei.
"Itu bukan hanya saya yang mengatakan mereka (Amerika) yang tidak tulus, para pejabat Iran bahkan yang lainnya dan perunding nuklir sendiri berbicara ketidaktulusan dari Amerika Serikat dalam pemenuhan kewajibannya berkaitan dengan kesepakatan nuklir.”
Amerika masih mempertahankan sanksi terhadap Iran atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia dan dukungan terorisme yang disangkal Iran.
Pada hari Rabu, pemimpin Iran juga membantah tuntutan untuk negosiasi dengan Amerika Serikat atas masalah domestik dan regional. "Apakah mungkin bagi pemerintah AS yang menggunakan setiap kesempatan memusuhi bangsa Iran memecahkan masalah kita?" katanya.
"Tujuan utama dari Amerika Serikat adalah untuk menghambat kemajuan Iran, dan negosiasi dengan AS tidak akan menyelesaikan masalah ekonomi kita," tambahnya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU