Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Suu Kyi: Perdamaian Dibutuhkan Untuk Pembangunan

Internasional
04 Nov 2016
Suu Kyi: Perdamaian Dibutuhkan Untuk Pembangunan

 

Jakarta - Myanmar harus memiliki ketenangan untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan, demikian kata Aung San Suu Kyi, Jumat, ditengah konflik yang terjadi di Rakhine.

 

Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Suu Kyi pada kunjungan lima harinya  di Jepang  mengatakan meningkatnya kekerasan terhadap minoritas Muslim menimbulkan krisis terburuk enam bulan dirinya berkuasa.

 

Aung San Suu Kyi menghadapi kritikan dari luar negeri untuk penanganan pemerintahnya dari krisis yang terjadi di Rakhine, di mana tentara dituduh memperkosa dan membunuh warga sipil . Kekerasan di Rakhine adalah yang paling serius sejak bentrokan komunal pada 2012.

 

Ketegangan antara etnis minoritas Myanmar dan mayoritas Birma telah mendorong banyak kelompok mengangkat senjata dan melawan militer di pinggiran negara sejak kemerdekaan tahun 1948.

 

"Kami masih belum damai, masih ada konflik bersenjata antara berbagai kelompok etnis di negara kita," kata Suu Kyi dilansir Reuters, Jumat, (4/11/2016). "Kita harus memiliki suasana  damai agar pembangunan kita stabil dan berkelanjutan."

 

Suu Kyi tidak langsung mengomentari panggilan dari para ahli hak asasi manusia yang mendesak pemerintah untuk menyelidiki tuduhan pelecehan di Rakhine, atau pernyataan dari pemantau hak asasi manusia, meskipun ia telah mendesak militer untuk bertindak dengan menahan diri.

 

"Kami ingin semua orang etnis kami merasa bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk kemajuan, bahwa itu adalah benar-benar suatu bangsa yang terdiri dari orang-orang yang beragam tapi bersatu dalam tujuan kami menjadi masyarakat yang harmonis," katanya.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X