
Jakarta - Operasi militer terhadap kelompok ISIS di Mosul Irak lebih cepat dari jadwal, kata Brett McGurk Utusan Khusus Presiden AS untuk Koalisi Global melawan ISIS Minggu.
Brett McGurk mengatakan dalam konferensi pers, minggu ketiga operasi militer dilancarkan dan semuanya berjalan cepat dari jadwal.
Pasukan keamanan Irak, bersama dengan milisi Syiah dan Kurdi dengan dukungan koalisi pimpinan AS memulai serangan ofensif ke Mosul pada bulan Oktober untuk merebut kembali kota tersebut yang jatuh ke ISIS pada tahun 2014.
McGurk mengatakan koalisi juga memberikan dukungan kepada Pasukan Demokratik Suriah dalam operasi untuk merebut kembali Raqqa dari tangan ISIS dan menekankan bahwa tidak ada koordinasi dengan rezim Suriah atau Rusia mengenai operasi.
Dikutip Xinhua, Senin, (7/11/2016), dfia menekankan selama konferensi pers di Kedutaan AS di Amman bahwa hari dari Abu Bakr al-Baghdadi pemimpin ISIS akan segera berakhir dan itu hanya masalah waktu untuk menghilangkan dia dan gerakannya.
Pejabat AS mengatakan koalisi juga akan memastikan ISIS tidak bergerak ke selatan Suriah untuk yang dapat memberikan ancaman bagi Yordania.
Sebelumnya pada hari itu, Raja Abdullah II dari Yordania bertemu dengan McGurk untuk membahas kerjasama dan kemajuan dalam memerangi terorisme.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU