
Jakarta - Website whisleblowing Wikileaks merilis 8263 email milik anggota Komite Nasional Demokrat (DNC). Wikileaks mengatakannya dalam sebuah posting di Twitter pada hari Senin.
Pengungkapan email bukan yang kali pertamanya karena pada tanggal 22 Juli, para whistleblower menerbitkan 19.252 email dan 8.034 lampiran dari tokoh-tokoh kunci DNC, seperti Direktur Komunikasi Luis Miranda, Direktur Keuangan Nasional Jordon Kaplan dan Chief Finance Staf Scott Comer.
Dikutip sputniknews, Senin, (7/11/2016), rilis menunjukkan bahwa pejabat tinggi Partai Demokrat sengaja bekerja untuk menghalangi kampanye calon presiden Demokrat Bernie Sanders untuk mendukung upaya pencalonan Hillary Clinton.
Setelah email itu bocor, Clinton dan sejumlah pejabat AS lainnya mengatakan bahwa Rusia bertanggung jawab atas hack serta publikasi beberapa dokumen DNC. Pada saat yang sama Moskow membantah laporan dugaan keterlibatannya dalam kegiatan hacking.
Pada bulan Agustus lalu, pendiri Wikileaks Julian Assange, berjanji untuk merilis dokumen dari orang sekitarnya Clinton sebelum pemilihan presiden diadakan di Amerika Serikat pada bulan November.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU