
Jakarta - Para pejabat Iran dan Suriah bersumpah untuk melanjutkan konsultasi trilateral dan kerjasama dengan Rusia dalam upaya mengalahkan terorisme dan mencari solusi politik untuk krisis di negara Arab.
Press TV seperti dilansir Xinhua, Selasa, (8/11/2016), melaporkan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dan Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Faisal al-Mekdad bertemu di ibukota Teheran pada hari Senin dan membahas hubungan timbal balik serta perkembangan politik dan militer terbaru di Suriah.
Mereka juga bertukar pandangan mengenai pertemuan trilateral baru-baru ini, antara Iran, Rusia dan Suriah, yang diselenggarakan di Moskow bulan lalu.
Pihak Iran menekankan pentingnya konsultasi tiga sisi dan mengatakan harus meningkatkan kerja sama mereka di tingkat internasional.
Diplomat Rusia, Suriah dan Iran bertemu di Moskow pada 28 Oktober dan bersumpah untuk membangkitkan pembicaraan mengenai Suriah guna memfasilitasi solusi politik untuk krisis berlarut-larut di negara Timur Tengah yang dilanda perang.
Pada hari Senin, Mekdad memuji apa yang disebutnya sikap "berprinsip" Iran pada isu-isu regional, khususnya krisis di negaranya.
“Iran berdiri di garis depan perang melawan terorisme dan ekstremisme, “katanya dan menambahkan negara-negara sahabat Suriah harus bertukar pandangan tentang solusi politik untuk krisis Suriah.
Iran bersama dengan Rusia, telah muncul sebagai sekutu utama pemerintah Suriah dalam perjuangan melawan kelompok militan yang mencoba menggulingkan pemerintah Presiden Bashar al-Assad Suriah.
Sejak 2011, ketika perang sipil Suriah dimulai lebih dari 250.000 warga Suriah telah tewas dan jutaan orang Suriah telah mengungsi dari rumah mereka.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU