
Jakarta - Seorang pria Australia membakar dirinya sendiri di sebuah bank di Melbourne dan melukai sedikitnya 26 orang.
Enam dari mereka berada dalam kondisi kritis, sementara yang lain menderita luka bakar dan menghirup asap termasuk anak-anak.
Polisi mengatakan tersangka pembakar diri berjalan ke cabang Commonwealth Bank di pinggiran Springvale dan menggunakan cairan yang mudah terbakar untuk memulai api.
Inspektur Jackie Poida dari Kepolisian Victoria, dikutip dari BBC, Jumat, (18/11/2016), mengatakan tersangka menggunakan accelerant, ia berjalan ke bank dan menyalakan api.
Insiden itu terjadi pada sekitar pukul 1130 waktu setempat (0130 GMT).
Video yang diambil oleh saksi mata menunjukkan api terlihat di dalam cabang bank dan asap hitam tebal, menurut Australian Broadcasting Corporation.
Saksi mata mengatakan ia mendengar "ledakan besar" dan melihat orang-orang berlarian keluar dengan luka parah.
Ashley Atkin-Fone mengatakan mengambil alat pemadam api dari toko terdekat dan digunakan untuk memadamkan api. "Saya mengambil empat langkah di dalam, saya berteriak dan berteriak, saya tidak bisa mendengar siapa pun," katanya .
Polisi mengatakan terlalu dini apa motif dibelakang pria tersebut membakar diri. Tersangka adalah di antara mereka menderita luka parah. Akibat luka yang dideritanya, pria itu dibawa ke rumah sakit untuk perawatan sementara di bawah penjagaan polisi.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU