Jakarta - China mengatakan kepada Myanmar bahwa mereka harus bekerja sama untuk menstabilkan perbatasan bersama, setelah serangkaian serangan oleh kelompok-kelompok etnis bersenjata terhadap pasukan keamanan Myanmar dan ribuan orang menyeberang ke China untuk menghindari kekerasan.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan kepada delegasi Myanmar yang dipimpin oleh ketua komisi perdamaian Tin Myo Win, Beijing khawatir dengan situasi yang memburuk dan membicarakan solusi menyelesaikan sengketa.
"Kedua belah pihak harus secara benar menggunakan mekanisme diplomatik dan militer menjaga perdamaian dan stabilitas wilayah perbatasan China-Myanmar," kata Kementerian Luar Negeri China dikutip kantor berita Reuters, Rabu, (30/11/2016).
Eskalasi pertempuran terjadi disaat pemerintah Myanmar bergulat dengan konflik di barat laut Rakhine yang telah membuat ratusan Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh. Sebelumnya pertempuran di sepanjang perbatasan mendorong ribuan orang ke China. Serangan bulan ini merupakan pukulan berat bagi pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi untuk mencapai perdamaian dengan etnis minoritas.
Dan Wang menyatakan dukungan untuk proses perdamaian internal dan China siap membantu.
"China bersedia, sesuai dengan keinginan Myanmar dan pada prasyarat tidak mencampuri urusan dalam negeri Myanmar, memainkan peran konstruktif dalam hal ini," kata Wang.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU