
Jakarta – Korea Utara disinyalir membangun 20 jaringan terowongan rahasia menuju Korea Selatan.
Para pejabat Korea Selatan sudah tahu tentang keberadaan empat terowongan di bawah perbatasan antara kedua negara, tetapi kuatir jumlah itu akan bertambah sebanyak 16 lebih. Hal Ini menimbulkan kekhawatiran adanya rencana Pyongyang untuk menyerang Korea Selatan.
“Pihak berwenang takut beberapa terowongan itu dirancang untuk mengangkut sampai 30.000 tentara dalam waktu satu jam, “ tutur Ahli Korea Utara Michael Havis, dilansir daylimail.co.uk, Rabu, (7/12/2016).
Pada tahun 2014, Korea Selatan masih mencari terowongan di bawah zona demiliterisasi antara kedua negara karena yang terakhir yang ditemukan adalah pada tahun 1990. Yang pertama ditemukan satu mil ke wilayah Korea Selatan pada bulan November 1974. Seorang perwira Amerika dan tentara Korea Selatan tewas saat menyelidiki terowongan ketika sebuah bom meledak.
Pada saat itu ada diperkiraan hingga 2.000 tentara dalam waktu satu jam mampu muncul dari terowongan. Salah satu terowongan yang ditemukan sekarang menjadi situs wisata, namun masih dijaga ketat.
Seorang penjaga perbatasan Korea Selatan mengatakan, "Meskipun Pyongyang tidak mengakui bersalah, sejumlah hal membuktikan bahwa terowongan ini memang digali oleh mereka.”
Hanya saja, dia mengatakan dia tidak yakin jika Korut masih membangun terowongan, tetapi mengatakan jika benar adanya ini bisa menjadi pengalih perhatian. "Ini adalah pendapat pribadi saya tetapi tidak ada yang tahu. Bayangkan saja mengirimkan 30.000 tentara ke terowongan bawah tanah untuk 44-50km -.. Dan mereka akan harus berjalan". katanya dikutip dailystar.co.uk.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU