
Jakarta - Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan kemajuan militer baru-baru ini di Aleppo akan mengubah arah perang di negara itu.
Pasukan pemerintah Suriah di ambang kuasa mengontrol penuh dari kota terpadat di Suriah sebelum perang ini. Dan merebut kembali kota itu akan mewakili langkah yang paling penting dalam upaya Assad untuk mengakhiri aksi pemberontakan setelah hampir enam tahun konflik.
"Aleppo benar-benar akan mengubah arah pertempuran di seluruh Suriah," Kata Assad dilansir kantor berita Reuters, Kamis, (8/12/2016).
Dia juga mengatakan pemerintah Suriah berkonsultasi dengan Rusia dan tidak ada keputusan yang akan dikeluarkan tanpa diskusi antara kedua negara.
Aleppo telah menjadi titik fokus dari perang. Assad yang dibantu oleh angkatan udara Rusia dan milisi yang didukung Iran, dan kelompok-kelompok pemberontak yang sebagian besar Sunni termasuk beberapa yang didukung oleh Amerika Serikat dan Turki.
Assad menggambarkan Aleppo sebagai "harapan terakhir" dari pemberontak dan pendukungnya setelah kegagalan mereka dalam pertempuran Damaskus dan Homs. Damaskus dan Moskow telah mengatakan mereka ingin pemberontak meninggalkan kota dan tidak akan mempertimbangkan gencatan senjata.
(Baca juga: Militer Suriah Desak Pemberontak Mundur Dari Kota Tua Aleppo)
Perang di Suriah telah menewaskan ratusan ribu orang, membuat lebih dari setengah dari warga Suriah tunawisma dan menciptakan krisis pengungsi terburuk di dunia. "Keputusan ini untuk membebaskan semua Suriah dan Aleppo adalah bagian dari itu," kata Assad.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU