
Jakarta - 1.750 jihadis Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) telah kembali ke Eropa dengan perintah untuk melakukan serangan, demikian menurut laporan Uni Eropa.
Sekitar 5.000 orang Eropa telah melakukan perjalanan ke Suriah dan Irak dengan 15 sampai 20 persennya tewas di medan perang. Dan 35 persen telah kembali, beberapaa dengan misi tertentu dan 50 persen tetap dalam pertempuran dengan jumlah antara 2.000 dan 2.500 orang Eropa.
Belgia menyatakan keprihatinannya bulan lalu bahwa jihadis yang kembali ke Eropa sebagai akibat dari serangan pasukan koalisi yang didukung AS.
Laporan itu mengatakan ada dua jenis pejuang teroris asing yang kembali ke Eropa.”Mereka mayoritas yang akan kembali dan mereka yang dikirim kembali dengan misi tertentu,” kata laporan itu dilansir Dayllimail.co.uk, Jumat, (9/12/2016).
Dikatakan bahkan beberapa wanita dan anak-anak Eropa yang lahir atau dibesarkan di wilayah ISIS bisa menimbulkan ancaman keamanan karena mereka mungkin telah radikal.
“Ada juga kontingen tempur asing teroris yang signifikan dengan ISIS di Libya yang mungkin mencoba untuk menggunakan koneksi kebangsaan atau keluarga mereka untuk kembali ke Eropa, "kata laporan itu.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU