Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Turki Tangkap Ratusan Pro-Kurdi Setelah Serangan Bom di Istambul

Internasional
13 Dec 2016
Turki Tangkap Ratusan Pro-Kurdi Setelah Serangan Bom di Istambul

 

Jakarta - Turki menahan ratusan orang  termasuk puluhan pejabat dari partai pro-Kurdi setelah terjadi pemboman kembar akhir pekan lalu.

 

Total, 235 orang telah ditahan dalam operasi di 11 kota Turki yang dituduh bertindak atas nama PKK atau membuat propaganda,  beberapanya melalui media sosial, kata kementerian dalam negeri. Kementerian itu tidak memberikan angka spesifik berapa banyak pejabat pro-Partai Demokrat Rakyat (HDP) dan Demokrat Daerah Partai (DBP) yang ditahan dalam operasi tersebut. Tapi seorang pejabat dari HDP mengatakan  291 anggotanya telah ditahan sejak Minggu malam.

 

Menteri Kesehatan Turki Recep Akdag mengatakan seperti dikutip Agence France Presse (AFP), Senin, (13/12/2016),  jumlah korban dari serangan Sabtu di dekat sebuah stadion sepak bola Istanbul dan sebuah taman menjadi 44 orang. Sebagian besar yang tewas adalah petugas polisi.

 

Kebanyakan dari mereka yang tewas oleh bom mobil di luar stadion adalah petugas yang telah mengawasi jalannya pertandingan saat Besiktas melawan Bursaspor. Beberapa menit setelah bom mobil, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya  di taman terdekat.

 

Sementara itu,  jet Turki melancarkan serangan ke target di Irak utara, dengan militer mengatakan telah menyerang  " anggota organisasi teroris "  mengacu pada Partai Buruh Kurdistan (PKK). Sasaran berada di wilayah Zap dan markas militan  Irak serta tempat penampungan dan posisi senjata di dekatnya telah hancur.

 

Pertumpahan darah yang terjadi akhir pekan ini diklaim oleh Kurdistan Freedom Falcons (TAK) yang dipandang sebagai cabang dari PKK. PKK sendiri dianggap sebagai kelompok teroris oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat.  Buntut dari serangan, Presiden Recep Tayyip Erdogan berjanji untuk memerangi teror sampai akhir.

 

Sejak runtuhnya gencatan senjata pada bulan Juli tahun lalu, Ankara telah bersumpah untuk menghapus PKK dan melakukan beberapa operasi militer terhadap kelompok ini.

 

Pada hari Senin, Erdogan menghadiri pemakaman beberapa petugas polisi yang terbunuh. Sebelumnya, diplomat senior dari beberapa negara Eropa diluar stadion Besiktas  meletakkan karangan bunga.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X