
Jakarta - Tentara pemerintah Suriah merebut distrik utama Aleppo pada hari Senin. Pasukan militer Presiden Bashar al-Assad menguasai lebih dari 90 persen wilayah Aleppo timur.
Seorang pejabat militer Suriah di Aleppo dikutip AFP, Senin, (13/12/2016) mengatakan operasi di wilayah timur Aleepo memasuki tahap akhir walaupun bentrokan sengit dilaporkan masih terjadi di beberapa distrik kota yang masih dibawah kendali pemberontak.
Jatuhnya Aleppo merupakan kekalahan terburuk pihak pemberontak sejak awal konflik Suriah pada 2011, pemerintah mengendalikan lima kota besar di negara itu.
Observatory Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan pada Senin pagi bahwa tentara pemerintah telah merebut distrik Sheikh Saeed di Aleppo tenggara. Media resmi Suriah menegaskan, pemerintah merebut kembali Sheikh Saeed dan hanya distrik Masyhad dan Sukkaritetap sepenuhnya di bawah kendali oposisi,
"Daerah yang masih di bawah kontrol oposisi sangat kecil dan mereka bisa jatuh setiap saat," kata Direktur Observatorium Rami Abdel Rahman.
Minggu malam berlanjut Senin pagi, pesawat-pesawat tempur pemerintah dan artileri menggempur wilayah yang dikuasai pemberontak yang tersisa di sebelah timur kota.
Observatory mengatakan 10.000 orang telah mengungsi dari daerah pemberontak sehingga jumlah orang-orang yang telah meninggalkan sebanyak 130.000 orang.
Pada hari Minggu saja, kantor berita SANA melaporkan 8.000 orang telah mengungsi dari distrik yang dikuasai pemberontak melalui penyeberangan yang dikelola pemerintah. Dikatakan sekitar setengahnya dipindahkan ke tempat penampungan sementara, sedangkan sisanya tinggal dengan kerabat di Aleppo barat.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU