
Jakarta - Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas ledakan gereja di Kairo yang menewaskan sedikitnya 25 orang. Kelompok militan ini mengatakannya dalam sebuah pernyataan yang beredar di situs media sosial.
Ledakan itu terjadi pada hari Minggu pagi di Gereja Kristen Koptik yang terletak di kompleks Katedral Ortodoks Koptik, Kairo, Mesir
Dilansir dari Xinhua, Rabu, (14/12/2016), ISIS mengatakan bahwa pembom bunuh diri yang disebut sebagai Abu Abdullah al-Masry itu melakukan serangan dengan sabuk peledak.
Sebelumnya Presiden Abdel-Fattah al-Sisi mengungkapkan bahwa serangan itu dilakukan oleh seorang pembom bunuh diri bernama Mahmoud Shafiq.
Serangan itu terjadi sehari setelah pengadilan tinggi Mesir memberikan vonis hukuman mati terhadap Adel Habbara, ekstremis Islam militan, atas serangan anti-militer tahun 2013 yang menewaskan sedikitnya 25 tentara di Provinsi North Sinai.
Sebagian besar serangan teror anti-pemerintah yang berlangsung selama tiga tahun terakhir diklaim oleh kelompok yang berbasis di Sinai yang berafiliasi dengan ISIS.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU