Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Serangan Bersenjata di Yordania Tewaskan 10 Orang

Internasional
19 Dec 2016
Serangan Bersenjata di Yordania Tewaskan 10 Orang

 

Jakarta - Sejumlah pria bersenjata menewaskan 10 orang termasuk seorang turis Kanada dan polisi pada hari Minggu di Yordania selatan. Penembakan terjadi di kota tujuan wisata,  Karak, sekitar 120 kilometer (70 mil) selatan ibukota Amman.

 

Departemen Keamanan Umum Jordan mengatakan tujuh polisi, seorang wanita turis Kanada dan dua warga sipil Yordania tewas dalam serangkaian penembakan tersebut. Dikatakan bahwa 27 orang lain, termasuk polisi dan warga sipil terluka.

 

Empat penyerang tewas Ahad malam oleh pasukan keamanan yang telah mengepung mereka beberapa jam setelah melakukan penembakan

 

“Pejabat Kanada di Amman yang  aktif bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengumpulkan informasi tambahan dan memberikan bantuan konsuler untuk Kanada pada saat yang sulit ini, kata seorang pejabat kementerian luar negeri Yordania dikutip Agence France-Presse (AFP), Senin, (19/12/2016). "Pemerintah Kanada siap untuk membantu Jordan dalam membawa pelaku serangan ini ke pengadilan," tambah pernyataan itu.

 

Sebelumnya, perdana menteri mengatakan 10 pria bersenjata bersembunyi di dalam benteng, sedangkan Departemen Keamanan Umum berbicara tentang "lima atau enam orang bersenjata" yang diduga terlibat dalam penembakan.

 

Serangan pertama terjadi sore hari ketika patroli polisi pergi untuk memeriksa kebakaran rumah di Karak. "Begitu mereka sampai daerah, orang-orang bersenjata tak dikenal yang berada di dalam rumah menembaki patroli, melukai seorang polisi, dan kemudian melarikan diri dengan mobil," kata pernyataan itu.

 

Sejumlah pria bersenjata kemudian menembaki patroli lain, sementara itu tembakan juga terdengar dari dalam benteng Tentara Salib, yang ditujukan di kantor polisi Karak dan melukai beberapa polisi dan orang yang lewat. "Pasukan Polisi dan keamanan telah mengepung benteng dan sekitarnya dan melancarkan operasi untuk memburu orang-orang bersenjata."

 

Sumber keamanan mengatakan beberapa orang telah terjebak dalam bagian benteng ketika orang-orang bersenjata berlindung di sana, tetapi membantah laporan media bahwa mereka disandera.

 

Tidak jelas siapa yang berada di balik penembakan, tapi Yordan telah terkena serangan militan Islam di masa lalu. Untuk diketahui, Yordan adalah anggota dari koalisi pimpinan AS melawan kelompok Islamic State in Iraq and Syria (ISIS ) di Irak dan Suriah dan telah melakukan serangan udara yang menargetkan ISIS.

 

Maaz al-Kassasbeh, pilot pesawat tempur Yordania, yang ditangkap oleh militan ISIS ketika pesawatnya jatuh di Suriah pada bulan Desember 2014, dan ia kemudian dieksekusi dengan dibakar hidup-hidup dalam sangkar. Karak adalah kampung halaman dari Kassasbeh.

 

Pada bulan Juni, bom bunuh diri yang diklaim oleh ISIS menewaskan tujuh penjaga perbatasan di dekat perbatasan Suriah. Hampir 4.000 orang Yordania telah bergabung dengan kelompok ini di Irak dan Suriah dan diperkirakan 420 orang telah tewas sejak 2011.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X