
Jakarta - Duta Besar Rusia ke Turki Andrey Karlov tewas ditembak oleh pria bersenjata di sebuah pameran seni pada hari Senin di ibukota Turki, Ankara.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut serangan itu sebagai aksi teroris, dan Komite Investigasi Rusia telah membuka kasus pidana atas pembunuhan diplomat tersebut.
Ankara telah meyakinkan Moskow untuk membawa mereka yang bertanggung jawab atas serangan itu ke pengadilan dan masalah ini akan dibahas dengan Dewan Keamanan PBB di kemudian hari, kata juru bicara kementerian Maria Zakharova di Moskow dikutip Xinhua, Selasa, (20/12/2016).
Menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, Presiden Rusia Vladimir Putin telah diberitahu tentang serangan ini dan berencana konsultasi dengan kementerian luar negeri dan keamanan negara.
Insiden itu terjadi satu hari sebelum pertemuan tri-partai antara diplomat Rusia, Turki dan Iran atas krisis Suriah yang dijadwalkan Selasa di Moskow.
Kantor berita Interfax mengutip Kedutaan Besar Turki di Rusia mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu akan datang ke Moskow seperti yang direncanakan meskipun adanya insiden tersebut.
Lahir pada tahun 1954, Karlov telah menjabat sebagai Duta Besar Rusia di Turki sejak 2013.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU