
Jakarta - Polisi Berlin berasumsi pengemudi truk yang menabrak kerumunan di pasar Berlin Natal, yang menewaskan 12 orang dan melukai 48 orang lain dilakukan dengan sengaja.
"Investigator kami berasumsi bahwa truk itu sengaja diarahkan ke kerumunan orang di pasar Natal di Breitscheidplatz," kata polisi Berlin sebagaimana dilansir Reuters, Selasa, (20/12/2016).
Insiden itu membangkitkan kenangan atas serangan di Nice, Perancis pada bulan Juli ketika seorang pria kelahiran Tunisia mengendarai truk dan menabrak orang-orang yang berkumpul untuk menyaksikan kembang api di Bastille Day. Insiden ini menewaskan 86 orang dan diklaim dilakukan oleh simpatisan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS).
Menteri Dalam Negeri Thomas de Maiziere sebelumnya mengatakan ada indikasi bahwa insiden di Berlin adalah serangan. Dan Polisi menambahkan pria yang ditemukan tewas di truk adalah warga negara Polandia .
(Baca juga: Sembilan Tewas, 50 Lainnya Terluka Saat Truk Menabrak Kerumunan di Berlin)
Media Jerman mengutip sumber-sumber keamanan lokal mengatakan bahwa ada bukti yang menunjukkan tersangka berasal dari Afghanistan atau Pakistan dan memasuki Jerman pada bulan Februari sebagai pengungsi. Sementara itu, penyiar RBB lokal mengutip sumber keamanan mengatakan sopir truk datang ke Jerman melalui Passau, kota di perbatasan Austria, pada 31 Desember 2015.
Polisi Berlin sedang menyelidiki darimana truk itu berasal dan diduga truk telah dicuri dari sebuah situs konstruksi di Polandia. Pihak berwenang telah mengambil truk tersebut untuk pemeriksaan forensik.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU