
Jakarta - Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan kepada John Kerry melalui sambungan teleponnya, bahwa Gülenist Terror Organisation (Feto) berada di balik pembunuhan Dubes Rusia untuk Turki.
Kantor berita Anadolu dikutip Xinhua, (21/12/2016), melaporkan selama percakapan telepon, Cavusoglu menjelaskan kepadab Kerry mengenai pembunuhan Duta Besar Rusia Andrey Karlov yang ditembak mati pada Senin malam.
Kerry menyampaian belasungkawa kepada Cavusoglu dan menyatakan kesedihan tentang insiden itu. Dua diplomat ini juga membahas mengenai pertemuan trilateral para menteri luar negeri yang berlangsung pada Selasa di Moskow antara Rusia, Iran dan Turki.
(Baca juga: Polisi Turki Tahan Enam Orang Pasca Penembakan Dubes Rusia Untuk Turki)
Duta besar Rusia tewas saat menyampaikan pidato di sebuah pameran di Ankara pada Senin malam oleh seorang pria bersenjata yang berpakaian seperti penjaga. Menteri Kehakiman Turki Bekir Bozdag mengatakan bahwa tindakan pelaku penyerangan sangat tidak hormat dan melakukan pencemaran nama baik Kepolisian Turki
Bozdag bersumpah penyelidikan akan mengungkapkan semua jaringan si penyerang. Seperti diketahui Ulama Fetullah Gulen yang berbasis di Amerika Serikat dituduh oleh pemerintah Turki melakukan upaya kudeta gagal pada 15 Juli lalu namun Gullen membantah terlibat dalam kudeta tersebut.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU