
Ankara - Kedutaan Besar AS di Ankara membantah tuduhan bahwa AS mendukung kelompok teroris di pertempuran di Suriah, kata kedutaan itu dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.
Pernyataan itu muncul sehari setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan ia memiliki bukti bahwa pasukan koalisi pimpinan AS telah memberikan dukungan kepada kelompok teroris, termasuk kepada Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dan pasukan Kurdi Suriah.
"Pemerintah Amerika Serikat tidak mendukung ISIS. AS tidak membuat atau mendukung ISIS di masa lalu. Penegasan pemerintah Amerika Serikat mendukung ISIS tidak benar," kata pernyataan itu sebagaimana dikutip Xinhua, Kamis, (29/12/2016).
Presiden Turki Erdogan mengatakan pada konferensi pers pada hari Selasa bahwa Turki di masa lalu dituduh mendukung ISIS. "Mereka (pasukan koalisi) yang menuduh kami mendukung ISIS," katanya.
"Sekarang mereka semua lenyap dan mereka memberikan dukungan kepada kelompok teroris termasuk ISIS, YPG dan PYD. Ini sangat jelas. Kami telah memastikan bukti, dengan gambar, foto dan video," tambahnya.
Namun dalam pernyataannya, pemerintah Amerika Serikat tidak memberikan senjata atau bahan peledak ke YPG atau PKK. “Kami berulang kali telah mengutuk serangan teroris PKK dan kekerasan tercela kelompok di Turki," tambah pernyataan itu.
"Seperti Turki, Amerika Serikat juga telah mengalami serangan oleh pendukung ISIS. Kami berduka bahwa Republik Turki telah menderita dalam menghadapi ini dan ancaman lainnya dari terorisme”.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU