
Filipina - Sebuah bom meledak dan melukai 33 orang saat pertandingan tinju amatir di provinsi Filipina tengah. Serangan ini kali kedua terjadi di tempat umum oleh pelaku tidak dikenal kurang dari seminggu.
Dilansir Reuters, Kamis, (29/12/2016), mortir berukuran 81-milimeter itu diledakkan dari jarak jauh oleh ponsel selama pertarungan amatir di luar sebuah pusat perbelanjaan di provinsi Leyte pada akhir Rabu. Polisi mengatakan tidak ada tersangka telah diidentifikasi dan tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.
Sebelumnya granat meledak di sebuah gereja Katolik dan melukai 16 orang di pulau selatan Mindanao. Polisi mengatakan tidak ada indikasi kedua serangan itu terkait.
Presiden Rodrigo Duterte telah memperingatkan ancaman proliferasi militansi Islam di Filipina dan infiltrasi oleh kelompok militan ISIS jika serangan untuk mengusir pejuang dari Irak dan Suriah berhasil.
Duterte pun memperingatkan Filipina selatan sangat rentan, di mana beberapa pecahan kelompok telah berjanji setia kepada ISIS
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU