
Istanbul - Pihak berwenang Turki mencari kemungkinan motif keuangan di balik serangan mematikan seorang pria bersenjata pada sebuah klub malam di Istanbul yang menewaskan 39 orang.
Dilansir Xinhua, Selasa, (17/1/2017), uang berjumlah 150.000 dolar AS yang diyakini milik pelaku berhasil disita. Uang itu ditemukan dalam sebuah operasi yang dilakukan oleh pasukan keamanan di apartemen di distrik terpencil Silivri pada 5 Januari.
Polisi mengatakan uang tidak bisa dikirim ke penyerang karena langkah-langkah keamanan yang ketat diberlakukan setelah terjadi serangan terhadap klub malam Reina pada Tahun Baru.
Mengingat penyitaan uang tunai, polisi percaya bahwa pelaku tersebut melakukan serangan untuk keuntungan finansial daripada alasan ideologis yang diyakini menjadi alasan sebagian besar serangan yang diklaim dilakukan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Pihak berwenang Turki juga mencari kemungkinan peran dari dinas rahasia dalam serangan itu. Sebab, menurut Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus, penembakan massal itu dilakukan secara profesional dengan melibatkan organisasi intelijen.
"Tampaknya serangan di Reina bukan hanya tindakan organisasi teroris, tetapi ada juga organisasi intelijen yang terlibat. Itu adalah tindakan yang sangat terencana dan terorganisir, "kata Kurtulmus dikutip hurriyetdailynews.com, (17/1/2017).
Polisi Turki telah mengidentifikasi pelaku penembakan bernama Abdulgadir Masharipov asal Uzbek dan juga dikenal sebagai Abu Muhammad Horasan.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU