
Nigeria - Setidaknya 52 pekerja kemanusiaan dan warga sipil tewas saat jet angkatan udara Nigeria sengaja membom sebuah kamp pengungsi di timur laut Nigeria. Insiden itu terjadi sekitar pukul 9:00 (0800 GMT) di Rann, saat makanan sedang didistribusikan kepada para pengungsi.
Médecins Sans Frontières (MSF) mengatakan 120 orang terluka dan 52 tewas akibat pemboman itu. MSF menyebut serangan tersebut sangat mengejutkan dan tidak bisa diterima.
Sementara itu, Komite Internasional Palang Merah (ICRC) menyatakan enam anggota Palang Merah Nigeria termasuk di antara mereka yang tewas sementara 13 lainnya luka-luka.
Presiden Nigeria Muhammadu Buhari dalam twitter-nya menyesalkan terjadinya insiden tersebut dan mengatakan simpatinya terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Angkatan Darat Nigeria Mayor Jenderal Lucky Irabor, yang memimpin operasi melawan militan Boko Haram telah memberikan koordinat Boko Haram kepada angkatan udara di wilayah Kala-Balge.
"Sayangnya saat serangan dilakukan, penduduk setempat di suatu tempat di Rann terpengaruh," katanya. Irabor tidak memberikan angka korban tetapi mengatakan staf lokal MSF dan ICRC di antara mereka yang terluka.
Juru bicara Pertahanan Rabe Abubakar di Abuja menggambarkan insiden tersebut sebagai "kesalahan" dan menambahkan, "Kami benar-benar dalam kesedihan Ini”.
Pemboman dengan target warga sipil tidak hanya terjadi kali ini saja dilakukan oleh militer Nigeria. Pada Maret 2014, jet angkatan udara Nigeria menewaskan lima orang dan melukai beberapa orang lainnya ketika keliru menjatuhkan rudalnya ke desa Kayamla di daerah Konduga dari Borno. Jet tempur itu mengira desa tersebut adalah sebuah kamp Boko Haram.
Pada bulan Januari 2014, konvoi seorang senator Nigeria diserang oleh jet angkatan udara yang mengira konvoi enam kendaraan di bawah polisi dan pengawalan militer itu adalah konvoi dari pejuang Boko Haram. Tidak ada yang terluka dan militer menggambarkan insiden tersebut sebagai kesalahan operasional.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU