
New York - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Dewan Keamanan PBB mengutuk serangan bunuh diri di Gao, Mali.
Bom bunuh diri mengguncang sebuah kamp militer, di utara kota Gao di Mali pada Rabu waktu setempat. Insiden ini menewaskan sedikitnya 50 orang dan melukai sekitar 60 orang lain.
"Sekretaris Jenderal mengutuk serangan bunuh diri yang dilakukan terhadap kamp Mekanisme Koordinasi Operasional di Gao," kata Antonio Guterres sebagaimana dilansir Xinhua, (19/1/2017).
"Sekjen belasungkawa kepada pemerintah Mali dan keluarga korban, Koordinasi Gerakan Azawad dan menyerukan tindakan cepat untuk membawa mereka yang bertanggung jawab atas serangan ini ke pengadilan”.
Anggota Dewan Keamanan PBB menyatakan simpati mereka untuk pemerintah Mali, korban dan keluarga mereka dalam pernyataan lain, mendesak pemerintah untuk segera menyelidiki serangan ini dan membawa para pelaku ke pengadilan.
"Terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya merupakan salah satu ancaman paling serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional," kata pernyataan itu.
Sekjen juga mendesak para pihak untuk terus bekerja sepenuhnya melaksanakan ketentuan perjanjian perdamaian dan melakukan semua yang mereka bisa untuk mencegah serangan tersebut.
"Perbuatan tercela ini memperkuat tekad PBB untuk mendukung rakyat Mali da pemerintah” tuturnya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU