Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Penghancuran Situs di Palmyra Adalah Kejahatan Perang

Internasional
23 Jan 2017
Penghancuran Situs di Palmyra Adalah Kejahatan Perang

 

Damaskus - Menteri Kebudayaan Suriah Muhammad Ahmad mengatakan pemboman warisan bersejarah di kota kuno Palmyra oleh kelompok Islamic State of Iraq and Syria  (ISIS)  adalah kejahatan perang.

 

Melansir Xinhua, Senin, (23/1/2017), Ahmad mengatakan pemboman terhadap fasad amfiteater bersejarah di Palmyra serta peninggalan lainnya di kota yang berumur ribuan tahun sengaja dilakukan dengan menargetkan warisan dan budaya Suriah.

 

"Monumen ini tidak hanya milik Suriah, tetapi seluruh dunia," kata Ahmad yang mendesak masyarakat internasional untuk memikul tanggung jawab dalam melindungi warisan dunia ini.

 

"Setiap kelambanan dalam masa sulit ini mengancam Palmyra dan akan menjadi pelarian jelas dari tugas kemanusiaan dan etika dalam melindungi dan melestarikan warisan dunia," katanya.

 

Sebagai informasi, pada Jumat pekan lalu kelompok  ISIS menghancurkan fasad teater Romawi kuno serta Tetrapylon di Palmyra. Satu bulan yang lalu, kelompok ISIS menyerbu kota untuk kedua kalinya. Dalam invasi pertama ke Palmyra pada tahun 2015, ISIS menghancurkan kuil utama dan monumen di sana.

 

Ahmad mengatakan, kehadiran ISIS di Palmyra akan mendorong menjadi "mimpi buruk menakutkan." Ahmad menambahkan selama perang hampir enam tahun di negaranya, pemerintah telah melindungi 90 persen dari artefak di museum di seluruh Suriah dengan memindahkan mereka ke lokasi rahasia.

 

Mengenai bagian kuno kota Aleppo, yang berada di bawah kendali pemberontak selama empat tahun sebelum tentara pemerintah merebut kendali daerah itu akhir tahun lalu, Ahmad mengatakan 40 persen dari kota Aleppo tua itu masih dalam kondisi baik, 30 persen dalam kondisi sedang dan sisanya dalam status bencana.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X